#ManaYangBenar Ubrak-abrik atau Obrak-abrik?

File:JJ's Building Blocks free creative commons (4269399012).jpg

Seorang bayi mengubrak-abrik mainan yang sebelumnya tersusun rapi.
Karya: Pink Sherbet Photography, sumber: Flickr via Wikimedia Commons

Kata ubrak-abrik dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) hanya dikenal dalam kata kerja berimbuhan mengubrak-abrik. Artinya yaitu membuat tidak beraturan, acak-acakan atau membuat berantakan.

Kata ini kerap dituliskan menjadi obrak-abrik. Lema obrak-abrik sendiri dalam KBBI merupakan lema varian dan dialihkan ke lema ubrak-abrik yang dianggap lebih baku. Menurut SEALang Library Indonesia kata obrak-abrik berasal dari bahasa Indonesia dialek Jakarta atau bahasa Jawa. Kata yang dianggap lebih baku yaitu ubrak-abrik adalah pengindonesiaan dari kata obrak-abrik dalam bahasa Jawa.

ubrak-abrik = baku dalam bahasa Indonesia
obrak-abrik = baku dalam bahasa Jawa

Kata ubrak-abrik, dalam Kamus Basa Jawa (Bausastra Jawa) karya Balai Bahasa Yogyakarta, malah tidak ditemukan. Kata yang dianggap baku adalah obrak-abrik yang diperikan sebagai ngrusak nganti pating bléngkrah | merusak hingga berhamburan.

Sumber:

Iklan

6 replies »

        • Iya betul. Kalau tidak membuka kamus kita juga tidak pernah tahu manakah yang baku di antara keduanya. Kata ubrak-abrik sendiri ditemukan pada kata berimbuhan mengubrak-abrik atau diubrak-abrik dan agak jarang dipergunakan secara mandiri

          Suka

Tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Iklan
Follow Cerita Bahasa on WordPress.com
Friends Added

Masukkan surel kamu untuk bisa menerima pemberitahun tulisan terbaru via surel.

Bergabunglah dengan 495 pengikut lainnya

Statistik

  • 724.573 kunjungan
Iklan
%d blogger menyukai ini: