Dunia Salju dalam Khazanah Bahasa Indonesia

ice skate untuk sepatu seluncur es, ice-skate untuk tindakan berseluncur es, ice skating untuk olahraga seluncur es, dan ice-skating untuk bentuk partisip kala sekarang dari ice-skate.

Beri peringkat:

Iklan
File:20100228 McCormick Tribune Plaza Chicago Winter Dance 2010.JPG
Gelanggang seluncur es di Chichago, Amerika Serikat.
Karya: TonyTheTiger. Sumber: Wikimedia Commons

Beberapa hari terakhir berita tentang gelanggang seluncur es bernama スペースワールド | Supēsu Wārudo atau Space World di Yahatahigashi | 八幡東Kitakyūshū | 北九州Jepang日本 sedang gencar diberitakan. Gelanggang ini membekukan ikan dan beberapa jenis binatang laut di wahana seluncur esnya. Media arus utama di Indonesia, semisal Detik, Okezone, dan juga Kompas, mempergunakan ice skating, padahal bahasa Indonesia sudah mempunyai padanan yang cukup pas yaitu seluncur es.

Bahasa Inggris mengenal ice skate untuk sepatu seluncur es, ice-skate untuk tindakan berseluncur es, ice skating untuk olahraga seluncur es, dan ice-skating untuk bentuk partisip kala sekarang dari ice-skate.

Walau nenek moyang kita tidak mengenal salju dan juga es, sekarang kedua hal ini sudah cukup diketahui oleh masyarakat kita. Kita makan es krim, minum es teh, serta sering membeli es teler. Es sendiri berasal dari bahasa Belanda, ijs /ɛi̯s/. Kita juga mengenal lemari es, lemari pendingin atau kulkas yang berasal dari bahasa Belanda koelkast bentukan dari kata kerja koelen | membekukan, dan kast | lemari.

Kata lemari ternyata dari bahasa Portugis armario, sehingga bisa disimpulkan kata bentukan lemari es merupakan konsep turunan bahasa Belanda dengan mengubah konsep dari lemari untuk membekukan menjadi lemari untuk penyimpanan es. Bahasa Belanda menekankan proses terbentuknya sedangkan bahasa Indonesia menekankan hasil.

File:Sneeuw1.jpg
Pohon bersalju. Karya: Dick Mudde. Sumber: Wikimedia Commons

Selain es, kata unik lainnya yaitu salju. Salju menurut LWIM berasal dari bahasa Arab ثَلْج | ṯalj. Dalam KBBI, kita juga bisa menemukan beberapa kata turunan dari salju, ada salju baru, salju embus, salju lama, salju layang, salju melalang, salju tiupan, dan salju tua.

10 Bahasa Kuno yang Masih Dituturkan Sekarang

Evolusi bahasa setali tiga uang dengan evolusi biologi, prosesnya terjadi perlahan dan dari generasi ke generasi. Proses tidak memiliki batasan waktu yang jelas antara bahasa induk dengan bahasa turunan, sehingga sangat tidak masuk akal jika ada pernyataan bahwa suatu bahasa lebih tua daripada lainnya. Hal ini karena semua bahasa sama tuanya dengan keberadaan manusia itu sendiri. Masing-masing bahasa di bawah ini memiliki kekhasan dan kekunoan tersendiri yang membedakan mereka dari bahasa-bahasa lain yang masih ada hingga saat ini.

Beri peringkat:

Evolusi bahasa setali tiga uang dengan evolusi biologi, prosesnya terjadi perlahan dan dari generasi ke generasi. Karena proses ini, tidak ada batasan waktu yang jelas antara bahasa induk dengan bahasa turunan, sehingga tidak masuk akal menyatakan suatu bahasa lebih tua daripada lainnya. Hal ini karena semua bahasa sama tuanya dengan keberadaan manusia itu sendiri. Masing-masing bahasa di bawah ini memiliki kekhasan dan kekunoan tersendiri yang membedakan mereka dari bahasa-bahasa lain yang masih ada hingga saat ini.

File:Fishing warning sign Israel.JPG
Larangan memancing ikan tribahasa Ibrani, Arab dan Inggris di Israel. Karya: Peter van der Sluijs via Wikimedia Commons

Bahasa Ibrani

Bahasa Ibrani | עִבְרִית | ʿIvrit memiliki kisah yang cukup unik. Bahasa ini sebenarnya sudah tidak dipakai lagi dalam kehidupan sehari-hari semenjak tahun 400 M. Namun demikian, bahasa Ibrani tetap lestari sebagai bahasa persembahyangan (liturgi) bagi umat Yahudi di seluruh dunia. Sejalan dengan berkembangnya Zionisme pada abad ke-19 dan ke-20, bahasa Ibrani mengalami proses pembangkitan kembali hingga akhirnya mampu menjadi bahasa resmi di Israel. Versi modern bahasa Ibrani berbeda dari versi alkitabnya, namun penutur bahasa Ibrani modern dapat memahami secara jelas tentang apa yang tertulis dalam Perjanjian Lama dan teks-teks terkait lainnya. Para penutur awal bahasa Ibrani Modern fitrahnya juga berbahasa ibu bahasa Yiddiאידיש | yidish sehingga turut mempengaruhi bahasa Ibrani Modern | עברית חדשה‎ | ʿivrít ḥadašá[h].

File:Electrical danger sign.jpg
Bahasa Tamil, kedua dari bawah, tampak pada tanda bahaya caturbahasa yang terpasang pada tiang listrik di Singapura. Karya: ProjectManhattan via Wikimedia Commons

Bahasa Tamil

Bahasa Tamil | தமிழ் | tamiḻ, yang dipertuturkan sekitar 78 juta jiwa serta diakui sebagai bahasa resmi di India, Sri Lanka, dan Singapura, merupakan satu-satunya bahasa klasik yang selamat hingga zaman modern. Bahasa ini adalah salah satu anggota dari rumpun bahasa Dravida seperti bahasa lain yang juga berasal dari bagian selatan dan timur Anak Benua India. Prasasti berbahasa Tamil yang ditemukan para peneliti dan berasal dari abad ketiga SM membuktikan keajekan bahasa tersebut. Hal ini bertolak belakang dengan kondisi bahasa Sanskerta | संस्कृतम् | saṃskṛtam, bahasa kuno India lainnya yang banyak ditinggalkan dalam keseharian semenjak tahun 600 SM dan hanya bertahan sebagai bahasa persembahyangan. Bahasa Tamil malahan terus berkembang dan kini termasuk dalam 20 besar bahasa yang paling banyak dipertuturkan di dunia.

File:Punsk July 2013 55.JPG
Tanda dwibahasa Polandia (atas) dan Lietuvi (bawah) di Polandia. Karya: Piotrus

Bahasa Lituavi atau Lituania

Bahasa induk dari sebagian besar bahasa-bahasa asli Eropa adalah bahasa Indo-Eropa purba. Bahasa purba ini bercabang dan membentuk bahasa-bahasa yang beragam semenjak tahun 3500 SM. Masing-masing cabang tersebut kemudian makin berkembang yang kemudian menjadi bahasa-bahasa modern yang kita kenal sekarang seperti bahasa Jerman | Deustch, bahasa Italia | Italiano, dan bahasa Inggris | English. Perkembangan tersebut menyebabkan hilangnya beberapa ciri khas dari bahasa induk Indo-Eropa secara perlahan. Namun demikian, ada satu bahasa dari cabang bahasa Baltik yang masih mewarisi sifat bahasa induknya yaitu bahasa Lituavi | lietuvių kalba. Dibandingkan bahasa-bahasa sekerabatnya, bahasa Lituavi mewarisi paling banyak bunyi bahasa dan tata bahasa dari induknya, bahasa Indo-Eropa purba, sehingga bisa dianggap salah satu bahasa tertua di dunia.

File:No Shoes Sign in Farsi.JPG
Tanda lepas sepatu dalam dwibahasa Farsi dan Inggris di suatu masjid di Isfahan, Iran. Karya: RudolfSimon

Bahasa Farsi atau Persian

Apakah kalian pernah mendengar bahasa Farsi | فارسی  | fārsi? Bahasa ini dipertuturkan di wilayah Iran, Afghanistan, Tajikistan. Atau ada yang tahu tentang bahasa Persia? Bagi yang tahu tentang bahasa ini, hal pertama yang terbayangkan mungkin adalah sesosok jin yang keluar dari botol. Sebetulnya, kedua bahasa itu merupakan bahasa yang sama namun dinamakan berbeda. Bahasa Farsi adalah turunan langsung dari bahasa Persia Kuno, yang merupakan bahasa di Kekaisaran Persia. Bahasa Persia Modern terbentuk sekitar tahun 800 M. Ada satu hal yang membedakan bahasa ini dengan bahasa lain yaitu perubahan yang dialami sejak terbentuknya hingga sekarang saat kecil. Penutur bahasa Persia masa kini dapat memilih satu tulisan dari tahun 900 M dan membacanya tanpa kesulitan berarti.

Bahasa Farsi kemudian dinamakan bahasa Persia karena alasan politis dan menjadi spesifik untuk menyebut bahasa Farsi yang dipergunakan di Iran. Di Afghanistan bahasa ini disebut dengan bahasa Dari | دری dan disebut dengan bahasa Tajik | تاجیکی | тоҷикӣ | tojikī di Tajikistan.

File:Fáskrúðsfjörður bilingualroadsign.jpg
Tanda jalan pelabuhan dalam dwibahasa Islan (atas, tebal) dan Perancis (bawah) di Islandia. Karya: Erdrokan

Bahasa Islan atau Islandia

Bahasa Islan atau Islandia | íslenska  juga merupakan turunan bahasa Indo-Eropa purba dan cabang dari Jermanik Utara. Banyak bahasa dari keluarga bahasa Jermanik telah menyederhanakan dan bahkan kehilangan beberapa ciri khas dari bahasa induknya, semisal kasus, yang merupakan ciri khas bahasa rumpun Indo-Eropa. Meski demikian, bahasa Islan berkembang sangat konservatif dengan tetap mempertahankan banyak sifat bahasa induknya. Kerajaan DenmarkKongeriget Danmark, yang sempat memerintah Islandia | Ísland dari abad ke-14 sampai ke-20, bahkan tidak banyak mempengaruhi bahasa Islan. Hal ini membuat bahasa Islan tidak banyak berubah sejak pemukim Nordik tiba beserta bahasanya di Islandia. Penutur bahasa Islan masa ini dapat dengan mudah membaca tulisan saga dari berabad-abad yang lalu.

Kasus merupakan salah satu komponen penting dalam penyusunan kalimat yang menekankan pada fungsi suatu kata, sehingga kata yang bersangkutan akan berubah sesuai dengan fungsinya.

Dalam bahasa Indonesia ada satu bahasan terkait kasus, walaupun kasus dalam bahasa Indonesia sering dianggap tidak ada, namun contoh berikut bisa dijadikan sebagai gambaran, yaitu terkait perubahan dia atau ia menjadi -nya jika berfungsi sebagai objek tak langsung; Bahasa-bahasa lain mempunyai sistem kasus yang lebih rumit dan beragam. Bahasa Jerman misalnya mempunyai 4 kasus dan bahasa Rusia 6 kasus.

File:Almk sign.JPG
Tanda jalan dwibahasa Albania (atas) dan Makedonia (bawah) di Albania. Karya: Nelmak via Wikimedia Commons

Bahasa Makedonia

Rumpun bahasa Slavia atau Slavonik merupakan rumpun bahasa yang tegolong muda dan mempunyai banyak bahasa, diantaranya bahasa Rusia | ру́сский язы́к | russkiy yazyk, Ceko / Ceska | čeština, Polski / Polandia | język polski, dan Kroasia | hrvatski. Bahasa Slavika purba mulai bercabang ketika Santo Kiril dan MetodiusΚύριλλος καὶ Μεθόδιος | Кѷриллъ и Меѳодїи membakukan bahasa ini dengan nama bahasa Slavonik Gerejawi KunoⰔⰎⰑⰂⰡⰐⰠⰔⰍⰟ ⰧⰈⰟⰊⰍⰟ словѣ́ньскъ ѩꙁꙑ́къ | slověnĭskŭ językŭ serta menciptakan alfabet khusus. Mereka kemudian membawa bahasa ini ke wilayah utara pada abad ke-9 untuk memperkenalkan orang-orang Slavia akan agama Kristen. Bahasa ini diduga berasal dari suatu tempat di utara wilayah Yunani, yang kemungkinan besar di wilayah Makedonia sekarang. Saat ini bahasa Makedonia dan juga bahasa Bulgaria merupakan bahasa modern yang paling mirip dengan bahasa Slavonik Gerejawi Kuno .

File:Elgoibar - Estación de Euskotren 01.JPG
Tanda peringatan kereta api dalam dwibahasa Baska (atas, tebal) dan Spanyol (bawah) di Negeri Baska, Spanyol. Karya: Zarateman

Bahasa Baska atau Basque

Bahasa Baska | euskara masih dianggap misteri dalam ilmu kebahasaan. Bahasa ini merupakan bahasa ibu bagi orang-orang Baskaeuskaldunak yang tinggal di Spanyol dan Perancis, namun tidak memiliki kekerabatan dengan bahasa-bahasa Roman di sekitarnya ataupun kekerabatan dengan bahasa-bahasa lain di dunia. Banyak ahli bahasa telah meneliti jika ada bahasa yang mungkin menjadi kerabat bahasa ini, namun tidak satupun teori yang berterima. Sesungguhnya ada satu hal yang pasti tentang bahasa Baska, bahasa ini ternyata sudah ada sebelum munculnya bahasa-bahasa Roman di wilayah itu. Sebelum orang Romawi tiba di sana beserta bahasa yang dibawanya yaitu bahasa Latin dan pada akhirnya berkembang menjadi bahasa Perancis dan Spanyol.

File:11-07-30-helsinki-by-RalfR-63.jpg
Tanda pemberhentian bus dalam dwibahasa Suomi (atas, tebal) dan Swedia (bawah) di Helsinki, Finlandia. Karya: Ralf Roletschek

Bahasa Suomi atau Finlandia

Bahasa Suomi | suomen kieli baru menjadi bahasa tulis pada abad ke-16, namun demikian bahasa ini juga memiliki sejarah yang panjang. Bahasa ini termasuk dalam rumpun bahasa Finno-Urgik sebagaimana bahasa Estonia | eesti keel, bahasa Hongaria | magyar nyelv, dan bahasa-bahasa kecil lain yang dipertuturkan suku-suku minoritas di sepanjang Siberia. Walaupun bahasa Suomi mengandung banyak kata serapan dari bahasa lain sejak berabad lampau, bahasa ini masih mempertahankan kata-kata serapannya mendekati bentuk aslinya dibandingkan bahasa asal. Kata untuk ibu yaitu aiti. Kata tersebut diserap dari bahasa Gothik𐌲𐌿𐍄𐌰𐍂𐌰𐌶𐌳𐌰  yang sekarang sudah tidak ada lagi. Kata untuk raja yaitu kuningas, berasal dari kata dari bahasa Jermanik purba *kuningaz. Sekarang kata ini tidak digunakan lagi dalam bahasa rumpun Jermanik manapun.

File:Tranzit movement in Tbilisi is prohibited!.jpg
Tanda larangan melewati Kota Tbilisi dalam dwibahasa Georgia (atas) dan Inggris (bawah). Karya: Nicolai Bangsgaard

Bahasa Georgia

Wilayah Kaukasia benar-benar merupakan lahan subur bagi para ahli bahasa. Bahasa-bahasa utama di tiga negara selatan Kaukasia yaitu bahasa Armenia | հայերէն / հայերեն | hayeren, Azerbaijan | Azərbaycan dili | آذربایجان دیلی | Азәрбајҹан дили, dan Georgia | ქართული ენა | kartuli ena,. Ketiga bahasa ini berasal dari tiga rumpun bahasa yang berbeda yaitu rumpun bahasa Indo-Eropa, Turkik, dan Kartvelia. Bahasa Georgia adalah bahasa Kartvelia yang paling banyak penuturnya dan satu-satunya bahasa Kaukasia yang masih memiliki tradisi sastra kuno. Alfabetnya yang khas juga sudah sangat lama ada dan diperkirakan berasal dari aksara bahasa Aram atau Aramaikܐܪܡܝܐ‎ | ארמיא | arāmāyā pada abad ketiga masehi. Meskipun bahasa ini bukan bahasa terkungkung sebagaimana bahasa Basque, namun terdapat empat bahasa dari rumpun bahasa Kartvelia yang seluruhnya dituturkan oleh suku minoritas di negara Georgia, dan kesemua bahasa ini tidak berkaitan dengan bahasa manapun di dunia.

File:Street sign, Ballyhalbert - geograph.org.uk - 184556.jpg
Tanda jalan pelabuhan dalam dwibahasa Inggris (atas) dan Gaelig Irlandia (bawah). Karya: Aubrey Dale

Bahasa Irlandia atau Gaelik Irlandia

Meskipun saat ini bahasa Irlandia | gaeilge merupakan bahasa ibu minoritas orang Irlandia, bahasa ini memiliki sejarah panjang. Bahasa ini anggota cabang Keltik dari bahasa Indo-Eropa dan telah ada di pulau Britania Raya dan Irlandia sebelum datangnya orang-orang Jermanik. Bahasa Irlandia juga serumpun dengan bahasa Gaelik Skotlandia | gàidhlig dan Manx | gaelg / gailck (yang dipertuturkan di Pulau Man). Hal yang menjadikan bahasa Irlandia termasuk dalam daftar ini karena bahasa ini memiliki tradisi sastra daerah tertua dibandingkan di wilayah Eropa Barat. Ketika orang-orang Eropa lain masih sebatas menuturkan bahasa daerah dan hanya menulis dalam bahasa Latin, sebaliknya orang Irlandia memutuskan menulis dalam bahasanya sendiri.

Diterjemahkan dari The 10 Oldest Languages Still Spoken In The World Today


Lisensi Creative Commons
Tulisan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 4.0 Internasional. Berikan atribusi terjemahan ke Cahyo Rahmadani, situs Cerita Bahasa dan juga situs sumber asli theculturetrip.com