Aksara Jawa di Windows 10

Microsoft Windows 10 saat ini sudah mendukung cara pengetikan untuk bahasa daerah yaitu bahasa Jawa | ꦧꦱꦗꦮ dengan aksara Jawa | ꦲꦏ꧀ꦱꦫꦗꦮ dan bahasa Bugis | ᨅᨔ ᨕᨘᨁᨗ dengan aksara Lontara | ᨒᨚᨈᨑ.

Beri peringkat:

Iklan

Microsoft Windows 10 saat ini sudah mendukung cara pengetikan untuk bahasa daerah yaitu bahasa Jawa | ꦧꦱꦗꦮ  dengan aksara Jawa | ꦲꦏ꧀ꦱꦫꦗꦮ dan bahasa Bugis | ᨅᨔ ᨕᨘᨁᨗ dengan aksara Lontara | ᨒᨚᨈᨑ. Perkembangan baru ini tentu sangat menyenangkan bagi para pencinta bahasa dan aksara daerah.

Aksara Jawa atau yang lebih dikenal dengan sebutan hanacaraka | ꦲꦤꦕꦫꦏ merupakan aksara jenis abugida yaitu aksara yang bertumpu pada konsonan sedangkan vokal dijadikan tambahan. Setiap unit terdiri dari gabungan dua bagian. Hal ini berbeda dengan huruf Latin yang memiliki kesetaraan posisi antara konsonan dan vokal.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Cara pemasangan aksara Jawa bisa dilakukan berdasarkan petunjuk di bawah:

  1. Klik simbol Windows yang berada di pojok kiri bawah.
  2. Pilih Setting | Pengaturan
  3. Klik Time & language | Waktu & bahasa
  4. Pilih Region & Language | Wilayah & bahasa
  5. Kemudian arahkan kursor ke ujung bawah dan klik additional date, time, & regional setting | pengaturan tanggal, waktu & wilayah lanjutan
  6. Klik add a language | tambah bahasa di bawah language | bahasa
  7. Pada jendela berikutnya pilih add a language | tambah bahasa lagi
  8. Ketikan Javanese pada kolom pencarian bertuliskan search languages | cari bahasa
  9. Klik Javanese yang beraksara Jawa dan klik tombol add | tambah di ujung kanan bawah
  10. Jika sudah benar maka pada bilah bahasa akan muncul pilihan Javanese (Javanese) yang berarti bahasa Jawa mempergunakan aksara Jawa
  11. Silakan pergunakan program Notepad atau Word untuk mencoba mengetik dalam aksara Jawa.

Bisa tebak bahasa Jawa di bawah ini?

ꦭꦸꦔꦥꦱꦂ

Buku Beraksara Jawa dari Museum Dewantara Kirti Griya (Museum Taman Siswa) Yogyakarta

Laman sampul Serat Pararaton dari Wikimedia Commons, karya R. Mangkoedimedja, dipindai oleh Chris Woodrich

Saat ini, banyak buku berbahasa daerah dengan berbagai kondisi tingkatan keterawatan. Ada yang cukup terawat, ada pula yang sudah rapuh.

Salah satu cara merawat buku beraksara Jawa yaitu dengan pendigitalisasian. Pendigitalisasian sangat penting, karena buku yang sudah dipindai bisa diakses secara lebih mudah sehingga masyarakat yang berminat bisa dengan segera memanfaatkannya.

Salah satu proyek pendigitalisasian buku dilakukan oleh Chris Woodrich, yaitu sukarelawan Wikipedia asal Kanada yang saat ini menetap di Yogyakarta. Dia sudah berhasil menyelesaikan pendigitalisasian 100 lebih buku beraksara Jawa. Buku-buku tersebut yaitu:

  1. Babad Cariyos Lampahanipun (jil. 1)
  2. Serat Wedhawara
  3. Serat Pitutur Jati
  4. Serat Babad Tuban
  5. Cengkorongan Sujara Tanah Jawi
  6. Dhendhaning Angkara
  7. Kawruh Kalapa
  8. Wasitadharma
  9. Babad Cariyos Lampahanipun (jil. 3)
  10. Serat Kawruh Pamomong
  11. Kitab Pirasatipun Manungsa
  12. Serat Ngelmi Yatnamaya
  13. Serat Suluk Pawestri Samariyah
  14. Laksitarjo
  15. Serat Lambang Praja
  16. Serat Ngelmi Pangrucat
  17. Serat Madulaya
  18. Serat Madulaya
  19. Serat Wedhatanaya
  20. Serat Pramatisara
  21. Serat Jayabaya
  22. Serat Ngelmu Kawarasan
  23. Sandi Paramayoga
  24. Wahyun Widada
  25. Serat Purwa Karana
  1. Synoniemen
  2. Ikhtiyar Ngupados Pasugihan
  3. Swaraning Asepi
  4. Serat Pararaton
  5. Serat Jitaspara
  6. Sasmita Warni Warni
  7. Serat Kaboetoehan
  8. Serat MA Sapta Baya
  9. Babad Mataram (jil. 2)
  10. Serat Kridha Grahita
  11. Kawruh Theosofi
  12. Serat Wirid Hidayat Jati
  13. Serat Ngemu Spiritualisme
  14. Serat Babad Surakarta (jil. 1)
  15. Serat Prasidajati
  16. Serat Tajusalatin
  17. Serat Babad Surakarta (jil. 3); versi lain
  18. Babad Mataram (jil. 4)
  19. Serat Panuntun Kamulyaning Bocah Wadon
  20. Babad Mataram (jil. 5)
  21. Babad Surakarta (jil. 2)
  22. Serat Babad Surakarta (jil. 4)
  23. Serat Babad Surakarta (jil. 5)
  24. Serat Muhammad (jil. 2)
  25. Babad Surakarta (jil. 3)
  1. Ngelmi Pengasihan
  2. Lajang Balewarna (1919)
  3. Serat Siti Jenar
  4. Serat Rekasaning Batin
  5. Serat Purwawasana
  6. Yudanagara
  7. Serat Purwawasana (2)
  8. Serat Kabutuhan versi lain
  9. Ngelmi Pangrucat
  10. Serat Panitisastra
  11. Serat Piwulang Estri
  12. Serat Kalamongsa
  13. Serat Asmaralaya
  14. Swaraning Asepi
  15. Triloka Sabda Bawana Ingkang Langgeng
  16. Serat Ngelmi Pirasat
  17. Serat Widyakirana
  18. Serat Ngesti Darma
  19. Serat Wedya Prastawa
  20. Serat Pustaka Raja Purwa (jil. 3)
  21. Serat Suluk Resi Driya
  22. Serat Kapracayan
  23. Serat Babad Surakarta (jil. 2)
  24. Serat Pustaka Raja Purwa (jil. 4)
  25. Serat Babad Surakarta (jil. 3)

Tambahan:

  1. Dhedhasaring Wewatekaning Manungsa
  2. Layang Sri Juwita
  3. Serat Babad Tanah Jawi Jil 1
  4. Serat Ngesti Darma
  5. Serat Satiya Rinonce
  6. Serat Swaraningasepi
  7. Suraosing Mikrad
  8. Serat Wirit
  9. Serat Tunggul Jati
  10. Serat Pramanasidi
  11. Serat Hwating vol 24
  12. Serat Bab Wewadosing Gesang
  13. Sasmita Titika
  14. Serat Paramayoga
  15. Panji Wulung
  16. Layang Sasmita Wirinitya
  17. Jejaka Sekawan Ingkang Elok (1st version)
  18. Jejaka Sekawan Ingkang Elok (2nd version)
  19. Babul Jinazati
  20. Serat Sasmita Rasa
  21. Serat Sendhon Langen Swara