#ManaYangBenar Frasa atau Frase

Frasa merupakan gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif atau tidak berkaitan dengan predikat. Contoh frasa yaitu gunung tinggi, sayur hijau, rumah kecil. Ketiga contoh tersebut tidak memiliki predikat sehingga bisa disebut frasa. Frasa kadang salah dituliskan dengan frase. Penulisan yang baku yaitu frasa.

Kata frasa berasal dari bahasa Belanda, frase, yang diserap dari bahasa Latin, phrasis, yang kemungkinan terserap dari bahasa Prancis, phrase.

Sumber

Iklan

Tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Iklan
Follow Cerita Bahasa on WordPress.com
Friends Added

Masukkan surel kamu untuk bisa menerima pemberitahun tulisan terbaru via surel.

Bergabunglah dengan 2.575 pengikut lainnya

Statistik

  • 679.034 kunjungan
Iklan
%d blogger menyukai ini: