Tanda Baca (標點符號 / 标点符号 | biāodiǎn fúhào) dalam Bahasa Mandarin

Tanda baca (標點符號 / 标点符号 | biāodiǎn fúhào)  adalah tanda yang dipakai dalam sistem ejaan.[1] Dalam Ensiklopedi Nasional Indonesia dijelaskan bahwa tanda baca merupakan tanda grafis yang dipergunakan secara konvensional untuk memisahkan pelbagai bagian dari satuan bahasa tertulis dan yang sedikit banyak mempengaruhi makna satuan bahasa yang bersangkutan.[2] Dapat disimpulkan bahwa tanda baca merupakan tanda yang digunakan sebagai pengganti intonasi dan unsur bahasa lisan lainnya ke dalam bahasa tulis sehingga maksud yang terkandung dapat dimengerti pembaca dengan lebih jelas dan tidak menimbulkan kerancuan.

Jenis-jenis Tanda Baca dalam Bahasa Mandarin[3]

Tanda Titik (句号/jùhào)

Tanda Titik Dua (冒号/màohào)

Tanda Seru (叹号/tànhào atau 号感叹/gǎntànhào)

Tanda Tanya (问号/wènhào)

Tanda Kurung (括号/kuòhào)

Tanda Koma (逗号/ dòuhào)

Tanda Koma Kanan/Pemerian (顿号/dùnhào)

Tanda Titik Koma (分号/fēnhào)

Tanda Pisah (破折号/pòzhéhào)

Tanda Petik (引号/yǐnhào)

Tanda petik dibagi menjadi dua, yaitu : tanda petik ganda yang dilambangkan dengan ““”” dan tanda petik tunggal yang dilambangkan dengan“‘’”  serta tanda ”『』” dan “「」” yang digunakan pada naskah kuno。

            Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lain, contohnya: 爱因斯坦说:“想像力比知识更重要,因为知识是有限的,而想像力概括着世界上的一切,推动着进步,并且是知识进化的源泉。” (Einsten berkata : “Daya imajinasi lebih penting daripada pengetahuan karena pengetahuan memiliki batas, tetapi daya imajinasi melambangkan semua yang ada di atas bumi, mendorong kemajuan, dan juga sumber dari perubahan pengetahuan.)

Tanda petik digunakan untuk mengapit istilah ilmiah atau kosakata khusus yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus, contohnya : 古人对于写文章有个基本要求,叫做“有物有序”。“有物”就是要有内容,“有序”就是要有条理。(Orang zaman dulu mempunyai prinsip dasar dalam menulis karangan, yang disebut “ada isi ada pembuka (有物有序/yǒuwù yǒuxù)” . “有物” artinya ada isi, “有序” artinya ada pembuka.)

Tanda petik tunggal digunakan untuk menandai huruf yang ditekankan dalam kalimat langsung, contohnya: 他站起来问:“老师,‘有条不紊’的‘紊’是甚么意思?” (Dia bertanya sambil berdiri: “Guru, ‘紊 (wèn/kekacauan)’ di kalimat ‘有条不紊 (yǒutiáo bùwèn/secara sistematis) artinya apa?” )

Tanda Elipsis (省略号/shěnglüèhào)

Tanda elipsis dilambangkan dengan “……”. Digunakan untuk menandakan bahwa dalam suatu kalimat atau naskah ada bagian yang dihilangkan, contohnya : 她轻轻地哼起了《摇篮曲》:“月儿明,风儿静,树叶儿遮窗 啊……” (Dia mengumamkan lagu “Yáolánqū” dengan pelan: “Sinar rembulan, angin tenang,  daun-daun yang menutupi jendela…”)

Menandai berakhirnya penyebutan daftar sesuatu, contohnya: 在广州的花市上,牡丹、吊钟、水仙、梅花、菊花、山茶、墨兰……春秋冬三季的鲜花都挤在一起啦! (Bunga di kota Guangzhou ada enam macam, peoni, diaozhong, narkisa, persik, krisantium, kamelia… bunga yang di ketiga musim yaitu musim semi, gugur, dan dingin semua memenuhi (kota))

            Tanda elipsis dipakai dalam kalimat yang terputus-putus., contohnya: “我……对不起……大家,我……没有……完成……任务。”  (“Semua…tolong…maafkan saya, saya belum…menyelesaikan pekerja..anku.”)

 Tanda Hubung (连接号/liánjiēhào)

Tanda ini mempunyai tiga jenis yaitu tanda hubung tunggal yang dilambangkan dengan “-”,tanda hubung ganda yang dilambangkan dengan “──”, dan tanda hubung ombak yang dilambangkan dengan “ ~ ”.

Tanda ini digunakan untuk menggabungkan dua kata yang saling berhubungan sehingga dapat lebih jelas maksud kata tersebut, contohnya: 我国秦岭-淮河以北地区属于温带季风气候区,夏季高温多雨,冬季寒冷干燥。 (Qinling-Sungai Huai yang terletak di wilayah utara termasuk wilayah beriklim muson di negara saya, pada musim panas bersuhu tinggi dan banyak turun hujan, pada musim dingin bersuhu rendah dan kering.)

Untuk menandakan hubungan waktu, tempat dan jumlah, contohnya:

  1. 鲁迅(1881─1936)中国现代伟大的文学家、思想家和革命家是浙江绍兴人。 (Luxun (1881─1936) sastrawan, pemikir, dan revolusioner modern Cina terhebat adalah orang Shaoxing, Zhejiang.)
  2. “北京──广州”直达快车 (Bus Cepat  “Beijing─Guangzhou”)

Menandai merek dari suatu produk yang biasanya ditulis dengan alfabet dan angka arab, contohnya:

 我的手机是W-356的产品型号。(Ponsel saya modelnya W-356.)

Untuk menandakan beberapa hal yang berhubungan dan menunjukkan kelanjutan perkembangan, contohnya:人类的发展可以分为古猿-古人-新人这三个阶段。 (Perkembangan jenis manusia dapat dibagi menjadi tiga tahap, manusia kera-manusia purba-manusia modern.)

Tanda Pemenggalan (间隔号/jiàngéhào)

Tanda Buku (书名号/shūmínghào)

Tanda buku dilambangkan dengan kurung siku ganda “《 》” dan kurung siku tunggal “〈 〉”。

Tanda ini digunakan untuk menandai judul buku, artikel, koran, nama karya yang dipublikasikan dan lain-lain, contohnya:

  1. 《红楼梦》的作者是曹雪芹。 (Pengarang “Hongloumeng” adalah Cao Xueqin.)
  2. 他的文章在《人民日报》上发表了。 (Esainya diterbitkan di “Renmin Ribao”)

Jika judul tersebut memiliki judul, di luar digunakan kurung siku ganda  dan di dalam kurung siku tunggal, contohnya:《〈中国工人〉发刊词》 发表于1940年2月7日。( “Pembukaan  ‘Pekerja Cina'” diterbitkan pada tanggal 2 Agustus 1940.)

Tanda Pementing (着重号/zhuózhònghào)

Tanda ini dilambangkan dengan “̣̥̥̥̥̥̥̥̥̥̥·” yang diletakkan di bawah Hanzi. Tanda pementing digunakan untuk menandai bagian yang ditekankan dalam wacana, contohnya: 我跟他一起去̣邮̣局̣。(Saya pergi ke kantor pos bersamanya.)

Daftar Pustaka

Nugroho, E., ed.(1997). Ensiklopedia Nasional Indonesia: Jilid 16.Jakarta:PT. Delta Pamungkas

Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa.(2007).Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta:Balai Pustaka

Tim Perkamusan Universitas Indonesia.(1997).Kamus Mandarin-Indonesia.Jakarta:UI Press

Salim, Peter dan dan Yenny Salim, B.Sc.(2002).Kamus Bahasa Indonesia Kontemporer.Jakarta:Modern English Press

Zanikhan, Muhammad.“Ejaan Yang di Sempurnakan”. http://zanikhan.multiply.com/journal/item/549/Ejaan_Yang_di_Sempurnakan (10 Nov. 2008)

Zhonghua Renmin Gongheguo Guojia Biaozhun (中华人民共和国国家标准).“Biaodian Fuhao Yongfa (标点符号用法)”. http://www.cmi.hku.hk/Ref/Article/article08/index.html

Catatan Kaki

[1] Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa, “Tanda Baca”, Kamus Besar Bahasa Indonesia, hlm. 1134

[2] E. Nugroho, ed., “Tanda Baca”, Ensiklopedia Nasional Indonesia: Jilid 16, hlm. 70

[3]中华人民共和国国家标准, “标点符号用法”, http://www.cmi.hku.hk/Ref/Article/article08/index.html, 10 November 2008 11.23 WIB

[4] Tim Perkamusan Universitas Indonesia, “Tanda Baca Dalam Bahasa Mandarin”, Kamus Mandarin-Indonesia, hlm. 800-801

Iklan

Tinggalkan pesan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s